PERMAINAN AIR -PAIRED SWIMMING-

Posted: 20/01/2011 in Informasi, Kesehatan, olahraga, Pengetahuan.

Dalam pengajaran akuatik yang berlangsung di sekolah dasar harus disesuaikan dengan tingkat fisik dan psikologis anak didik, oleh karena itu sifat pengajaran akuatik yang ada di sekolah dasar cenderung berupa permainan air. Akan tetapi pada kesempatan ini saya akan menyampaikan sebuah materi ajar wet games dengan tingkat kesulitan lanjutan yang berjudul berenang berpasangan.

Pada permainan yang berjudul berenang berpasangan ini saya akan mengemukakan beberapa diskripsi yang meliputi petunjuk pemakaian, tujuan, tingkat kesulitan, kedalaman air, jumlah peserta didik, dan bentuk formasinya.

Tingkat kesulitan pada permainan berenang berpasangan termasuk menengah. Akan kurang efektif jika permainan ini diterapkan pada kelas pemula, walaupun permainan ini dilakukan dikedalaman air setinggi pinggang. Hal itu dikarenakan kelas pemula kurang begitu berani berada di air dan mudah panik.

Inti dari permainan ini adalah untuk memperbaiki gerakan lengan dan kaki. Setiap peserta hanya menggerakkan salah satu anggota gerak saja, sehingga bisa konsentrasi pada anggota yang bergerak sehingga gerakannya bisa sempurna.

Tujuan dari permainan air ini adalah untuk menunjukkan betapa pentingnya koordinasi gerakan tangan dan kaki pada renang gaya bebas. Dan bisa pula digunakan sebagai latihan  daya tahan aktif pada perenang berkompeten dan membantu memposisikan tubuhnya agar sesuai dengan bentuk gerakan renang gaya bebas.

Permainan yang dilakukan dikedalaman setinggi pinggang ini tidak perlu menggunakan alat khusus. Oleh karena itu permainan ini dapat dilakukan oleh sebagian besar atau seluruh anggota siswa dikelas dan tidak terpaku pada keterbatasan alat.

Bentuk formasi dalam permainan ini adalah berpasangan dua. Saling  menghadap ke satu arah. Kedua perenang memposisikan dirinya menyerupai renang gaya bebas. Satu berada di depan dan yang lain berada dibelakangnya. Perenang yang di depan melakukan gerakan lengan pada renang gaya bebas. Sedangkan perenang yang berada dibelakang melakukan gerakan kaki pada renang gaya bebas dan tangan perenang belakang memegang erat kaki perenang di depannya. Gerakan diatas dapat divariasi dengan posisi badan menyerupai renang gaya punggung. Untuk mengkaitkan perenang yang di depan dengan perenang dibelakang dapat  menggunakan ketiak dari perenang belakang untuk menjepit kaki dari perenang depan.

Komentar
  1. anang nurcahyo mengatakan:

    info menarik. trimakasih banyak..

  2. indah mengatakan:

    makasi banyak ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s