hERPEs?????bewaRE!!!!

Posted: 12/04/2010 in Kesehatan, Manajemen Qolbu, Pengetahuan.

Penyakit Herpes Pada Kelamin

Penyakit herpes gejalanya ditandai dengan munculnya gelembung kecil berisi air, berkelompok, nyeri, dan pegal. Penyebabnya adalah virus.
Ada 2 macam herpes :
1. Herpes zoster, penyebabnya virus varisela zaoster. Virus ini dikenal sebagai penyebab cacar air.
Lokasi herpes jenis ini pada bagian tubuh tertentu dan sebelah saja. Dapat timbul pada kelamin, yang di
sebabkan penderita pernah terkena cacar air sebelumnya.
2. Herpes simplek, disebabkan virus simplek, kalau tanpa mendapat pengobatan biasanya menjadi sering
kambuh kambuhan. Timbul bisanya pada kondisi tubuh lemah akibat stres emosi, kelelahan, kurang
tidur, kurang makanan bergizi.
Semua penyekit herpes bersifat menular. Untuk herpes pada kelamin penularannya terutama melalui hubungan seksual, dan bisa dengan sentuhan atau air di wc yang mengandung virus. Oleh karena itu apabila ke wc terutama wc umum siram sampai bersih baru digunakan.
Penderita herpes dalam kondisi hamil, apabila terjadi pada awal masa kehamilan ( sebelum 4 bulan ) maka kemungkinan bayi yang dikandung akan mengalami cacat atau keguguran, sedang Penyakit herpes yang diketahui munculnya pada saat menjelang kelahiran, kemungkinan dapat menular pada bayi yang dilahirkan.
Penyakit herpes begitu muncul harus segera dikonsultasikan kepada dokter dan minum obat yang diberikan sebelum 36 jam sejak munculnya gelembung yang pertama.  Pengobatan yang dilakukan setelah 36 jam sejak timbulnya gelembung pertama tidak akan efektif, karena virus sudah tidak berada dalam darah, tetapi sdudah bersembunyi  dalam sel kulit, dan tidak terjangkau efek obat.
Penderita herpes disarankan :
1. Tidak melakukan hubungan suami isteri saat sedang terkena atau kambuh herpes.
2. Agar tidak kambuh harus mencegah stres emosional. fisik, jangan kelelahan. olah raga teratur dan
istirahat yang cukup.
3. Jaga kebersihan tubuh, terutamata daerah kelamin, dan makan makanan yang bergizi.

http://id.shvoong.com

Komentar
  1. firdausfarisqi mengatakan:

    jangan lupa, hanya berhubungan suami istri dengan pasangan kita yang saha secara hukum dan agama🙂

  2. sedjatee mengatakan:

    semoga sahabat sejati selalu bahagia…
    izinkan kami mengucapkan terima kasih..
    atas partisipasinya pada kuis sahabat sejati…
    semoga sukses selalu..

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com/2010/04/12/klasemen-akhir/

  3. wen mengatakan:

    Apakah virus herpes bersifat permanen di dalam tubuh dan tidak bisa dibersihkan sama sekali?

    • danteskaze mengatakan:

      herpes tidak bersifat permanen tetapi jika yang terjangkit ibu yang sedang mengandung kemungkinan besar anak tersebut akan lahir cacat, baik fisik maupun nonfisik.
      tapi gak usah khawatir,, bagi penderita penyakit cacar hal yang terpenting adalah menjaga gelembung cairan tidak pecah agar tidak meninggalkan bekas dan menjadi jalan masuk bagi kuman lain (infeksi sekunder), antara lain dengan pemberian bedak talek yang membantu melicinkan kulit. Penderita apabila tidak tahan dengan kondisi hawa dingin dianjurkan untuk tidak mandi, karena bisa menimbulkan shock.

      Obat-obatan yang diberikan pada penderita penyakit cacar ditujukan untuk mengurangi keluhan gejala yang ada seperti nyeri dan demam, misalnya diberikan paracetamol. Pemberian Acyclovir tablet (Desciclovir, famciclovir, valacyclovir, dan penciclovir) sebagai antiviral bertujuan untuk mengurangi demam, nyeri, komplikasi serta melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh melawan virus herpes. Sebaiknya pemberian obat Acyclovir saat timbulnya rasa nyeri atau rasa panas membakar pada kulit, tidak perlu menunggu munculnya gelembung cairan (blisters).

      Pada kondisi serius dimana daya tahan tubuh sesorang sangat lemah, penderita penyakit cacar (herpes) sebaiknya mendapatkan pengobatan terapy infus (IV) Acyclovir. Sebagai upaya pencegahan sebaiknya seseorang mendapatkan imunisasi vaksin varisela zoster. Pada anak sehat usia 1 – 12 tahun diberikan satu kali. Imunasasi dapat diberikan satu kali lagi pada masa pubertas untuk memantapkan kekebalan menjadi 60% – 80%. Setelah itu, untuk menyempurnakannya, berikan imunisasi sekali lagi saat dewasa. Kekebalan yang didapat ini bisa bertahan sampai 10 tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s