UAN?

Posted: 25/03/2010 in Manajemen Qolbu, Pengetahuan.

UAN atau yang kita kenal dulu dengan sebutan EBTANAS adalah sebuah ujian yang harus dihadapi para siswa kelas akhir yang akan mengakhiri masa studinya atau ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.siapa yang ingin lulus harus belajar sungguh untuk bisa menghadapi UAN ini. Sebagian siswa menganggap UAN merupakan momok bagi mereka, sebagian yang lain menganggap itu ujian yang menyenangkan. Berbagai persiapan pun dilakukan dari yang mengikuti berbagai les – les, latihan try out, latihan soal – soal. semua itu dilakukan semata mata agar para siswa siap mental menghadapi ujian itu. Tak ketinggalan juga para guru yang dengan semangat membara memerikan berbagai macam materi yang di prediksi akan keluar pada soal ujian nanti.

Tapi siapa sangka diantara mereka, yaitu para siswa dan guru yang sibuk untuk persiapan ujian ternyata ada satu tokoh lagi yang juga tak kalah sibuknya dalam menghadapi Ujian

Akhir.yaaaa,,,,para joki soal ujian.Siapa mereka??????

Sebuah tanda tanya Besaaaaaaarrrrr di blantika dunia pendidikan Indonesia….sebagian siswa berpendapat dengan adanya joki / penjual jawaban soal ujian sangat membantu, karena mereka memberikan jawaban yang mereka butuhkan agar mereka bisa lulus dengan nilai yang baik.sebagian lain siswa mengatakan joki itu  sebagai pembunuh pendidikan, karena dapat membunuh mental siswa. Disamping itu berbagai pendapat yang pro dan kontra terjadi di kalangan masyarakat. Sebagian besar menganggap joki ujian sebagai dampak dari kebobrokan mental dan kejujuran serta kekuatan iman yang semakin menipis dikalangan pendidikan Indonesia.lalu apakah benar tindakan polisi memenjarakan atau memproses siswa yang kedapatan membeli jawaban dari para joki dengan cara mengintrogasi mereka di kantor polisi?bukankah mereka hanyalah korban dari hasutan para joki dan tuntutan nilai minimum kelulusan yang semakin tinggi?

Ini merupakan dilema yang tak akan ada habisnya, Dinas pendidikan yang berulang kali menyerukan bahwa soal tidak bocor. Tetapi menjelang ujian dilakukan masih banyak kedapatan kunci jawaban yang sudah beredar di kalangan para siswa. Siapa lagi kalau bukan ulah para joki??lalu dari mana mereka mendapatkan jawban – jawaban itu ya? Peran guru juga tidak kalah penting untuk menambah catatan hitam dunia pendidikan kita….selama pengamatan saya, para guru selalu berusaha mengambil hati para penjaga ujian agar pada saat menjaga nanti mereka tidak terlalu ketat atau keras jika mengetahui ada anak yang berusaha menyontek jawaban dari temannya, hal itu dapat menyebabkan mental siswa yang tadinya percaya diri bisa terganggu menjadi mengandalkan teman.mereka melakukan itu agar semata mata demi nama baik sekolah mereka. Ya….agar masyarakat menilai bahwa sekolahnya menelorkan siswa dengan nilai bagus, dengan begitu sekolah dikatakan unggulan….padahal ya gak juga sih…..

Satu satunya cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah maraknya perjokian adalah sadar diri bahwa ujian yang sebenarnya akan dihadapi pada saat kita selesai belajar nanti, bagaimana kita bisa melanjutkan hidup dengan latar belakang pendidikan yang tidak jelas?semuanya akan kita rasakan dan akan ketahuan bilamana kita sudah terjun di dunia pekerjaan kelak.dunia yang lebih kejam dari dunia pendidikan.

Maju terus Pendidikan Indonesia………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s